Rumus IF Excel

Diposting pada

Courtyardbrewing.Com – Meskipun kamu dapat memakai sampai dengan 64 pada tingkatan jika memakai Office Excel 2010 atau yang lebih yang terbaru, maka saran saya sebaiknya jangan memakau lebih dari 7 level atau IF berjenjang. Sebab pada excel 2007 atau yang lebih lama, fungsi dari IF akan dibatasi hanya sampai 7 level saja.

Rumus IF adalah suatu rumus yang percabangan yang merupakan salah satu tampilan flow control pada microsoft excel. Rumus ini dipakai untuk menyelesaikan perintah dengan berdasarkan keadaan tertentu, khususnya dalam keadaan yang memenuhi syarat untuk dilakukan dan ditampilkan pada hasilnya. Rumus IF ditetapkan oleh banyaknya keadaan yang akan dipakai. Beberapa rumus IF yang suka dipakai ialah IF dengan 2 keadaan, IF dengan 3 keadaan, dan IF dengan 4 keadaan. Sebenarnya, ada IF dengan 5 keadaan dan seterusnya, namun pada artikel kali ini saya akan membahas pada IF dengan 3 keadaan. Jika kamu makin penasaran maka kamu wajib membaca artikel ini sampai tuntas, karena ada banyak sekali manfaat yang akan kalian dapat dalam membaca artikel ini, khusunya dalam bidang mencari penyelesaian dalam menggunakan rumus IF di Microsoft excel.

Rumus IF Excel


Sejarah Microsoft Excel

Sejarah dalam Microsoft excel dalam pertama kali di-launching pertama kali pada tahun 1985 dalam sistem Mac OS Macintosh. Pertamanya, microsoft excel hanya bernama ‘Excel’ tanpa adanya awalan ‘Microsoft’. Pada pertama terbitnya, excel banyak diprotes oleh kebanyakan perusahaan lain di bidang keuangan karena memakai nama Excel sampai pada akhirnya untuk pihak microsoft telah menambah awalan ‘Microsoft’ dan sampai saat ini telah dikenal dengan sebuatan software microsoft excel. Microsoft excel pertama kali terbitkan untuk sistem windows pada tahun 1987 dengan sebuah nama Excel versi 2.0. Pada awal terbitnya untuk windows ini, microsoft excel sukses telah mengalahkan pesaingnya ialah, lotus karena pada saat itu lotus masih memakai MS-DOS. Sampai pada tahun 1988, untuk microsoft excel telah berhasil dalam menyingkirkan pesaingnya dan menjadi software spreadsheet yang sangat terkenal di seluruh dunia.


Format Umum pada Rumus IF

Untuk penggunaan rumus IF pada microsoft excel dipakai buat menentukan nilai benar atau salah. Dikatakan bernilai benar apabila suatu nilai pada suatu Keadaan telah terpenuhi dan dikatakan salah apabila nilai pada Keadaan tidak terpenuhi. Ada dua format biasanya untuk rumus IF pada microsoft excel. Pertama ialah dengan format rumus IF memakai tanda pemisah koma (,). Untuk Rumus biasanya dapat ditulis sebagai berikut ini :

IF(Keadaan, jika_Keadaan_benar, jika_Keadaan_salah)

Format dalam rumus IF yang kedua ialah rumus IF yang memakai tanda pemisah titik koma (;) dan rumus biasanya dapat ditulis sebagai berikut

IF(Keadaan; jika_Keadaan_benar; jika_Keadaan_salah)

Dalam perbedaan rumus IF memakai suatu pemisah dalam koma dan titik koma? Sebenarnya, kedua rumus tersebut mempunyai fungsi dan hasil yang serupa, akan tetapi yang membedakan ialah regional yang tersetting di dalam komputer. Jika setting regional di komputer ialah indonesia, maka kita memakai rumus IF dengan pemisah tanda titik koma, sedangkan jika setting secara regional pada komputer ialah Bahasa Inggris, maka kita memakai rumus IF dengan pemisah tanda koma yang akan kita berikan.

Baca Juga : Cara Menghitung Diskon


Penggunaan Rumus IF Pada 3 Keadaan di Microsoft Excel

Pada 3 Keadaan, akan ada 2 arahan IF. Format umum rumus IF dengan 3 Keadaan ialah

=IF(Keadaan1; jika_Keadaan_benar1; IF(Keadaan_2; jika_Keadaan_benar2;jika_Keadaan_salah_2));

Supaya kamu lebih gampang untuk dipahami, Mari kita langsung praktek pada contoh soal. Kali ini, kita akan mengelompokkan untuk nilai Bahasa Inggris siswa kelas 7 dengan suatu ketentuan (keadaan) sebagai berikut ini:

  • Jika nilai >=80 maka ditetapkan”SANGAT BAIK”
  • Jika nilai < 60 ditetapkan “CUKUP”
  • Jika nilai >=60 dan nilai <80 ditetapkan “BAIK”

Di bawah ini merupakan suatu daftar pendapatan suatu nilai Bahasa Inggris siswa untuk kelas 7 tersebut.

rumus if

Pada data di atas, kita akan mengisi kolom dengan keterangan label seperti Sangat Baik, Baik, dan Cukup berdasarkan keadaan 3 keadaan yang sudah diterangkan sebelumnya. Pada kolom formula, kita tuliskan =IF(Nilai >=80;”Sangat Baik”; IF(Nilai<60; “Baik”;”Cukup”)) lalu kamu dapat tekan enter agar mendapatkan hasil yang kamu inginkan.

Rumus IF

Baca Juga : Cara Menghitung Persen

Setelah kamu menekan enter, maka akan muncul kolom dengan keterangan yang akan terisi sesuai dengan kondisinya. Untuk dapat mengisi cell berikutnya, kamu dapat secara langsung drag cell yang paling atas kolom.

Sangat Bagus

Sesudah di-drag, maka hasil akhir untuk nilai Bahasa Inggris untuk siswa kelas 7 sebagai berikut :


Itulah yang dapat saya sampaikan Terkait dengan cara Rumus IF Excel yang dapat saya berikan buat kalian, semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kalian semua dan kalian sudah bisa dalam menggunakan rumus IF yang telah saya berikan, Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan, Sekian dan terimakasih.